Skip to main content

Merinding! Ini Macam-macam Santet yang Sering Digunakan di Indonesia





Sebenarnya antara percaya dan tidak. Namun ilmu hitam yangjuga dikenal dengan istilah teluh ini
masih ditemui pada era modern seperti sekarang. Teluh biasanya digunakan untuk mencelakai seseorang. Untuk itu perlu
adanya pemahaman, supaya lebih berhati-hati. 

Berikut penjelasan lengkapnya👇👇👇

Berdasarkan sifat:

Penggolongan berdasarkan
sifat, dibagi menjadi dua jenis, yaitu teluh lepas dan yang terus dijaga. 

Jenis yang pertama ini, teluh dikirim dengan cara
seperti peluru, dan dibiarkan begitu saja setelah masuk ke dalam tubuh sasaran. Pelaku teluh lepas, cukup mengamati reaksi
teluhnya dari kejauhan. 

Sedangkan jenis yang kedua, teluh yang sudah dikirim dan bersarang di tubuh korban tidak dibiarkan
begitu saja melainkan terus dipantau. Apabia korban sudah kebal, si pelaku akan terus mengirim teluh hingga tiada habisnya
selama kurun waktu tertentu. 


Berdasarkan kekuatan:

Berdasarkan kekuatan, santet digolongkan ke dalam tiga jenis, yaitu
tingkat dasar, menengah, dan tinggi. Pada tingkat dasar ini, ritual dilakukan dengan cara mengirim benda-benda atau energi
negatif ke dalam tubuh korban melalui perantara sesajen. Untuk tingkat menengah, teluh dikirim melalui media tertentu
antara lain jimat, roh, batu, boneka, atau pun makhluk astral. Sebelum melakukan ritual, pelaku akan mengambil sesuatu dari
tubuh korban, seperti rambut dan kuku. Sedangkan pada tingkat tinggi, teluh dikirim langsung melalui pikiran. Berdasarkan
jenis benda Adapun pengelompokan berdasarkan jenis benda, teluh dibedakan menjadi dua, yaitu khodam dan susuk.

Khodam, dilakukan dengan mengirim makhluk halus untuk mengganggu hingga merasuki tubuh korban.Susuk dilakukan
dengan cara mengirim paku, jarum,kawat, lidi, besi ataupun benda tajam lainnya ke dalam tubuh korban. Sehingga korban
mengalami kesakitan yang luar biasa. 


Berdasarkan daerah asal:

Masing-masing daerah memiliki jenis santet yang berbeda. Ada
tiga jenis yang terkenal sangat ganas, yaitu susuk konde dari Jawa, buhul cacing abin dari Sumatera, dan teluh palesit
matimang dari Kalimantan. Susuk konde memicu munculnya penyakit yang tidak masuk akal. Buhul cacing abin akan
menyerang saraf korban hingga mengalami kelumpuhan bahkan kematian. Begitu pula teluh palesit matimang, teluh ini dapat
mengakibatkan kematian jika tidak tertolong dalam waktu 40 hari. 

Apapun jenis santet yang digunakan. Hal itu merupakan
sebuah tindakan yang sangat zalim. Sebagai seorang hamba tidak ada salahnya jika selalu mendekatkan diri dengan Tuhan.

Terus berdoa dan berikhtiar sebagai sarana untuk menjaga diri dari perbuatan keji tersebut. Semoga kita dijauhkan dari
berbagai macam bentuk kejahatan guna-guna dan ilmu sihir lainnya.


Artikel ini dipersembahkan oleh: www.made-in-china.com




Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar