--> Skip to main content

Akankah EURUSD Turun Dibawah Level 1.2000?

18 Januari 2021


Gelombang ke tiga pandemic corona sudah terlihat dimana angka pasien terinfeksi di dunia mencapai lebih dari 93 juta orang dengan angka kematian mencapai 2 juta orang.

Keadaan ini sama seperti serangan pandemic gelombang pertama dan kedua, dimana selalu berdampak pada penguatan sementara Indeks US Dollar yang berujung dengan pelemahan mata uang Euro. Di Amerika Serikat sendiri, lebih dari 200.000 orang per hari terinfeksi dan lebih dari 3.000 orang setiap harinya meninggal karena virus mematikan ini. Mutasi virus corona yang merupakan jenis paling menular di Inggris sudah terdeteksi di Amerika Serikat dan jenis ini pula yang menyebabkan terjadi penularan yang sangat massif di negara Paman Sam.

Para pelaku pasar melihat ini sebagai ancaman sehingga mereka melakukan risk off dipasar saham Wall Street dan memegang uang dalam bentuk tunai untuk sementara waktu.  Sementara itu produksi atas vaksin corona yang dikeluarkan oleh Pfizer ternyata tidak dapat memenuhi permintaan yang tinggi, sehingga harus menambah kapasitas produksi. Penambahan kapasitas produksi tentunya akan mengganggu produksi yang sedang berjalan dan akan mengurangi pasokan vaksin terutama ke negara Eropa.

Selain masalah pandemic penguatan Indeks US Dollar saat ini terpengaruh karena  Gedung Putih menjatuhkan sanksi kepada perusahaan Iran, China dan Arab Saudi yang melakuan perdagangan dengan Iran. Konflik geopolitik akan bertambah meluas setelah kritikus Rusia ditangkap saat kembali Ke Rusia sehingga akan menimbulkan kecaman dari negara Uni Eropa beserta sekutunya Amerika Serikat. Konflik global hanya akan membuat mata uang US Dollar dapat bertindak sebagai safe haven.

Efek Terhadap Pasar

Pandemic corona yang semakin meningkat di Amerika Serikat dan adanya konflik geopolitik karena adanya sanksi terhadap perusahaan Iran, China dan Arab Saudi, akan membuat penguatan sementara mata uang US Dollar dan akan berdampak pada pelemahan pair EURUSD dalam beberapa waktu kedepan.

Ekspektasi Pasar

Diprediksi pair EURUSD bergerak dalam range 1.2019 – 1.2106

Trading Plan :

Sell Limit 1.2106 – 1.2139 dengan target 1.1976 – 1.2019

Stoploss 1.2182

Grafik EURUSD timeframe D1



Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan jam bahkan menit, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar

Advertiser