--> Skip to main content

USDCHF Berpotensi Melanjutkan Penurunan

21 Januari 2021


Grafik nilai tukar pasangan mata uang USDCHF pada perdagangan di akhir pekan ini kembali melanjutkan pergerakan turunnya.

Jika kita perhatikan pergerakan trend turun pada pair USDCHF telah berlangsung sejak tahun 2020 lalu, dan trend turun tersebut masih berlanjut hingga hari ini. Kembali melemahnya pasangan mata uang USDCHF tidak terlepas dari kebijakan pemerintahan Amerika yang saat ini di pimpin oleh presiden terpilih yakni Joe Biden, Biden berencana untuk merealisakikan paket stimulus jumbo sebesar $1,9 Triliyun untuk membantu pemulihan ekonomi akibat serangan pandemi virus covid 19 yang telah menjangkiti lebih dari 25 juta orang dan menewaskan lebih dari 420 ribu jiwa di Amerika.

Rencana stimulus fiskal tersebut juga di dukung oleh kementrian keuangan yang kini dijabat oleh Janet Yellen yang merupakan mantan pemimpin Bank Sentral Amerika Federal Reserve, dan dengan adanya kondisi tersebut tentu dapat membuat index mata uang USD kembali melemah dan menekan pasangan mata uang USDCHF beberapa waktu ke depan.

Analisa Teknikal

Secara teknikal terlihat pair USDCHF pada timeframe daily masih berada dalam fase turun yang kuat, terdapat juga pola candle gravestone doji pada timeframe daily yang memberi indikasi turun terhadap pair USDCHF, selain itu indikator stokastik yang telah cross ke bawah dan indikator fractals yang telah berada di atas candle daily juga memberi indikasi turun bagi pair USDCHF.

Indikasi: Bearish

Timeframe: Daily

Strategi: Sell

Validitas: 22 jan

Pair USDCHF berpotensi kembali turun ke level support selanjutnya

  • S1: 0.88255
  • S2: 0.88104
  • S3: 0.87772

Resisten USDCHF berada pada level

  • R1: 0.89023
  • R2: 0.89180
  • R3: 0.89403

Stop Loss: 0.89500

Grafik USDCHF TImeframe Daily


Note: Harap berhati-hati dalam bertransaksi, harga dapat berubah sewaktu-waktu tergantung dari perubahan fundamental ekonomi dan kondisi geopilitik dunia, gunakan perhitungan money management dan risk management yang baik, overlot dan overtrade merupakan penyebab tingginya resiko dalam bertransaksi.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar

Advertiser