• Pusing
  • Lemas
  • Nyeri tenggorokan

Penyebab dan Faktor Risiko Cacar Air

Cacar Air disebabkan oleh virus, yang mudah menular melalui percikan ludah, serta kontak langsung dengan cairan yang berasal dari ruam. Penyakit ini lebih rentan menyerang anak-anak di bawah usia 12 tahun. Selain itu, ada beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan risiko Cacar Air, di antaranya:

  • Belum pernah mendapat imunisasi Cacar Air.
  • Belum menerima vaksin Cacar Air, terutama ibu hamil.
  • Bekerja di tempat umum, seperti di sekolah atau rumah sakit.

Pengobatan dan Pencegahan Cacar Air

Pengobatan Cacar Air bertujuan untuk mengurangi keparahan gejala yang dialami oleh pasien, dengan atau tanpa bantuan obat. Ada beberapa pengobatan mandiri yang bisa dilakukan untuk meringankan gejala, yaitu:

  • Perbanyak minum dan mengonsumsi makanan yang lembut.
  • Tidak menggaruk ruam atau luka Cacar Air.
  • Mengenakan pakaian berbahan lembut dan ringan.

Sebagai upaya pencegahan penyakit Cacar Air, dianjurkan untuk melakukan vaksinasi cacar air atau vaksin varicella. Di Indonesia sendiri, vaksinasi Cacar Air tidak termasuk dalam daftar imunisasi rutin lengkap, tapi tetap dianjurkan untuk diberikan.