--> Skip to main content

Dosis dan Cara Menggunakan Neurosantin Sanbe

namaguerizka.com - Neurosantin adalah obat yang mengandung gabapentin sebagai zat aktif. 

Neurosantin kegunaannya untuk pengobatan nyeri neuropatik atau kejang parsial. Gabapentin bekerja 
dengan cara mempengaruhi pada sistem saraf dalam tubuh yang menyebabkan kejang dan nyeri 
sehingga dapat meredakan nyeri persisten akibat gangguan saraf neuropatik dan nyeri sedang, seperti 
nyeri pada sendi.

Neurosantin juga dapat digunakan untuk mengobati epilepsi (gangguan pada sistem saraf otak manusia 
yang terjadi akibat aktivitas sel otak yang berlebihan sehingga dapat menimbulkan berbagai reaksi 
dalam tubuh manusia mulai dari lamunan sesaat, kesemutan, gangguan kesadaran, kejang-kejang. dan 
atau kontraksi). otot dan sentakan tiba-tiba terjadi).

Deskripsi Neurosantin

 Kelompok: Obat Keras
 Kelas Terapi: Antikonvulsan (kejang)
 Bahan: Gabapentin 300 mg
 Bentuk: Kapsul
 Unit Penjualan: Strip
 Kemasan : Box, 5 Strip dan 10 kapsul
 Apotek: Sanbe Farma.

Kegunaan Neurosantin

Neurosantin digunakan sebagai pengobatan nyeri neuropatik atau kejang parsial, meredakan nyeri 
persisten akibat gangguan saraf neuropatik dan nyeri sedang seperti nyeri sendi dan epilepsi.

Dosis dan Cara Menggunakan Neurosantin

Neurosantin merupakan obat yang termasuk dalam golongan obat keras sehingga setiap pembelian 
harus menggunakan resep dokter.

Dosis neurosantin:
 Dosis awal untuk anak >12 tahun dan dewasa : 1 x sehari 1 kapsul sesudah makan kapsul
 Dosis ke-2 setelah penggunaan awal: 2 kali sehari 1 kapsul setelah makan
 Dosis ke 3 : 3 kali sehari 1 kapsul sesudah makan
 Maksimal penggunaan obat : 4 kali sehari 1 kapsul dapat diminum dengan makanan atau tanpa 
makanan.

Apa saja efek samping neurosantin?

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan obat ini biasanya, seperti:
 Gangguan koordinasi gerakan
 Sakit kepala
 Gangguan tidur
 Merasa lelah
 Terjadi peradangan pada selaput lendir
 gelisah
 Meningkatkan nafsu makan
 Demam
 Gerakan bola mata menjadi cepat
 Gangguan pencernaan
 Gangguan dalam pengucapan
 Mual dan muntah
 Sakit punggung
 Tremor (gemetar)
 Menyebabkan reaksi gatal pada kulit
 Berat badan meningkat.

Kontraindikasi:
Tidak dianjurkan untuk pasien yang memiliki riwayat alergi atau hipersensitif terhadap komposisi obat.

Interaksi obat:
Penggunaan obat-obatan yang mengandung Neurosantin dapat berinteraksi dengan obat-obatan 
seperti:
 Simetidin
 Morfin
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar

Advertiser