--> Skip to main content

Novel Romansa Dalam Sakumu: Shaf by Ima Madani

Novel Romansa Dalam Sakumu: Shaf by Ima Madani

Genre: Religi
Sinopsis

KLASIK, ini hanyalah kisah antara bos dan sekretarisnya. Tapi bukan kisah sekretaris cantik yang dicintai bos arogan. Apalagi kisah si dingin berkepala batu. 

BUkan pula
pernikahan karena ikatan bisnis, Karena faktanya cantik fisik dan kaya raya saja tIdak cukup untuk bertahan di planet Ketiga bernama bumi ini.
Beautiful people are not aiways good, but good people are always beautiful. Di saat definisi cantik terlalu abstrak dan parameternya tidak pernah jelas. Satukalimat yang pernah dikatakan Ali bin AbI Thalib itu cukup menjelaskan definisi cantik yang sedenarnya. Lalu apakah menjadi good people saja sudah cukup untuk bertahan di Bumi ini? tentu saja tidak, karena menjadi
baik maknanya sama dengan sering
dimanfaatkan. Oleh sebab itu perempuan juga harus memiliki kecerdasan. Like Aisha in the story of our Prophet.

Selain kecerdasan intelektual dan
emosional, menurutku perempuan
juga harus memiliki kecerdasan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan.

Dinosaurus saja yang tidak bisa
menyesuaikan diri dengan lingkungan pada akhirnya punah, Kan?
Namun lingkungan seperti apa dulu yang pantas disesuaikan. Kalau sekiranya lingkungan tersebut membawa impact buruk ke dalam kehidupan kita, tinggalkan saja. Bukankah baik buruknya seseorang bisa dilihat darl dengan siapa dia berteman ? 

Ambil saja contoh kecilnya,seperti di lingkungan kerja misalnya. 

"Permisi, Pak Athaya ada di ruangannya?" Kepalaku spontan menatap ke atas. Aku
menganga. Rasanya darah ingin menetes saja dari hidung.
Okay, something s wrong with her dress. Tetap ada etika berbusana meski aturannya tidak tercantum secara resmi di kantor. Kenapa aurat terlarangnya harus terlihat? Dan kenapa juga aku merasa risih melihatnya meskipun aku sendiri perempuan
Ini bukan kali pertama aku menerima tamu seperti ini. Ini juga bukan waktu yang tepat untuk mencuci mata. I mean ...cuci mata bukan selalu tentang melihat perempuan dengan tubuh dililit kain yang bagian bawahnya terlalu atas dan bagian atasnya terlalu bawah, kan?

"A-ada, beliau di dalam, kataku. Aku
bangkit untuk membUkakan pintu, tanpa punya niatan mengantarkan tamu itu masuk ke dalam. Tak lama setelah perempuan itu masuk suara-suara aneh mulai bermunculan.
Suara yang akan membuat daran berdesir, Keringat dingin turun seperti hujan, dan membuatku bertanya pada diri sendiri
-apa aku terlalu dungu untuk mengerti semua ini? Somebody please slap me, or at least
katakan kalau aku masih dalam batas waras. Minimal ingatkan aku untuk tidak pernah miskin syukur. 

Ayolah, umurku sudah menginjak dua puluh dua tahun.
Mana mungkin aku tidak mengerti
apapun.

Ketika semua orang ingin naik jabatan dan berada di posisiku sekarang, bolehkan aku meminta turun jabatan asalkan tidakdipecat? Bagaimana diri ini berusahamenjadi baik kalau Iingkungan menarikku pada hal-hal yang tidak baik.

Memang, siapa yang tidak menyukai
Athaya Khalil Adnan: wajah tampan,
murah senyum, kharismatik, dompet
tebal, seolah seluruh dunia ada di
genggamannya. imperfect, hanya satu yang menjadi kekurangannya.

Dia.
Playboy.
Sekelas dinosaurus.

Menyukainya adalah suatu kesalahan yang maha besar, terikat pernikahan dan berdirisatu shaf sholat di belakangnya adalah mimpi buruk.

“Satu shaf di belakangnya adalah mimpi buruk.”
Kalimat itu cukup bagi Shafira untuk menjelaskan kondisinya setelah bertemu dengan seorang Athaya Khalil Adnan. Selama ini dia hidup dalam stigma bahwa profesi sekretaris hanyalah seorang yes-man. Menuruti semua kemauan atasannya tanpa memikirkan atau mempertimbangkan benar-salahnya.

Konotasinya selalu negatif. Mungkin karena pola pikir yang buruk itu, Allah seolah menghukumnya dengan cara membuat Shafira terjebak dalam profesi yang sangat dia hindari. Ya, menjadi sekretaris untuk seorang manajer perencanaan, membuatnya seolah masuk ke dalam labirin tanpa pintu yang tidak memberikannya pilihan kecuali
menjalaninya.

Sumber: Wattpad

Penulis: Ima Madani

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar

Advertiser