--> Skip to main content

Novel Romansa Dalam Sakumu: Princess for the Prince by Puspa Mekar

Sinopsis
Novel Romansa Dalam Sakumu: Princess for the Prince by Puspa Mekar

Itu ... itu, di sana ada bayangan!"

"Princeeee ...!"

"Bukan, itu ayam jagonya lepas, tangkap-tangkap!"

Suasana semakin gaduh ketika para pengawal ribut menangkap ayam jago yang terlepas dari kandangnya di istana Kingdom of Azalea. Sebuah kerajaan di daerah yang jauh dari pusat kota, tetapi sangat terkenal dengan kemakmuran dan kesuburan tanahnya. Bukan berdiri sendiri, tetapi pemerintahannya diakui hingga kepelosok negeri.

"Princeeeeeeeee ...!"

"Dasar annoying princeeee!"

"Menyusahkan saja, sebentar-sebentar hilang, sebentar-sebentar hilang, kalau begini kan, semua orang jadi susah mengurusi dia saja!"

"Charlote! Tidak usah jadi provokator, yang menyuruh kau ribut mencari dia siapa? Yang diperintahkan mencari kakakku adalah pelayan dan pengawal istana, kau siapa? Putri negara tetangga yang sedang dititipkan di sini sementara!"

"Huuh, kau ini dasar brother tak perhatian! Itu bentuk dari kekhawatiranku pada calon imamku!"

"Apa?"

"Bukankah kata Ibu Suri, kalau ada jodoh aku akan berjodoh dengannya?"

"Kalau dia mau! Menjijikkan."

"Apa kau bilang?"

"Jijik! Puas?"

"Aku tak menyangka pangeran-pangeran di negeri ini sungguh menyebalkan, bagaimana mungkin ayahku mengirimku ke sarang annoying begini? Tuhan!"

"Salahmu sendiri kenapa kau mau? Lazy Princess, pemalas, Ibu Suri hanya akan stroke memiliki cucu mantu sepertimu!"

"Apa kau bilang? Lama-lama aku yang bisa stroke mendengar caci makimu, Fuck Princeee!!!"

Princess Charlote mengentakkan kakinya lalu berbalik seraya mendengus meninggalkan prince yang makin melotot melihat dengusannya itu. Prince Harmando.

"Dasar princess tak bermartabat, mau-maunya dijadikan tumbal kerajaannya hanya demi harta, tahta, darah biru yang tak terputus sampai tujuh turunan!" Pria itu bergumam kesal. 

Sumber: Playstore 
Penulis: Puspa Mekar
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar

Advertiser