--> Skip to main content

Sinopsis Novel Luka Hati Seorang Istri by Penjaga Hati

Sinopsis Novel Luka Hati Seorang Istri by Penjaga Hati

"Aku ingin menikah lagi..
Aku menanggapi dengan senyum
yang kubuat seindah mungkin. Ya, aku
menunggu saat seperti ini. Kenapa? Sudah
beberapa bulan aku tahu, bahwa suamiku
memiliki hubungan dengan wanita lain.
Wanita yang suamiku kenal lewat dunia
maya. Wanita yang umurnya 10 tahun di
bawahku. Yang berarti terpaut 17 tahun
dengan suamiku. Karena aku dan suamiku
berbeda 7 tahun.
"Siapa wanita itu, Mas?" tanyaku seolah
aku belum mengetahuinya sama sekali.
"Nadia. Nama wanita itu Nadia."
Aku masih mempertahankan senyumku.
Walaupun sebenarnya hatiku menangis.
Tentu saja. Wanita mana yang tidak
teriris hatinya saat tahu suaminya telah
membagi Cintanya.
Apa aku kenal?"
"Tidak, kamu tidak mengenalnya. Dia
berasal dari luar kota. Dia di sini bekerja."
Oh.
"Apa kamu mengizinkannya?
"Apa jika aku melarangnya, Mas tidak akan
menikahinya?" Suamiku terdiam. Aku
mengusap punggung tangannya yang ada
di meja.
"Lakukanlah jika itu bisa membuat Mas
bahagia" Kalimat itu lolos dari bibirku
begitu saja. Kenapa? Karena aku takut
berdosa jika aku melarangnya. Aku takut
dia akan berhubungan dengan wanita itu
di belakangku. Bahkan parahnya lagi, aku
takut mereka melakukan zina.
Tapi aku minta tolong, tolong jangan
sampai anak-anak tahu dulu. Biar aku yang
memberitahunya perlahan, pintaku pada
suamiku.
"Baiklah. Lakukanlah jika itu yang terbaik."
Saat ini kami sedang berada di meja
makan berdua untuk sarapan. Sedangkan
kedua anakku telah berangkat sekolah
menggunakan ojek online. Yang pertama
kelas satu SMP. Sedangkan yang kedua
kelas dua SD.
Kehidupan keluargaku bisa dibilang biasa
saja. Dikategorikan bahagia, tidak terlalu.
Dikategorikan tidak bahagia, tidak juga.
Karena tidak sedramatisir cerita novel.
Suamiku tidak bekerja. Tapi memiliki
rumah makan dengan beberapa cabang.
Usaha yang kami rintis dari nol, sejak
sepuluh tahun yang lalu. sejak anak
pertama kami masih balita.
"Kapan aku bisa bertemu dengannya,
Mas?"
"Kapan kamu punya aktu? Aku akan
membuatkan janji dengannya"
"Terserah, Mas. Hari ini juga boleh. Di
salah satu warung kita, karena aku akan
mengecek ke sana hari ini"
"Baiklah. Nanti aku akan katakan padanya.
Apa mau berangkat bersama?
"Nggak usah. Mas saja duluan. Aku nanti
pakai sepeda motor saja.
"Baiklah. Kalau begitu aku berangkat
dulu ya, ucapnya setelah menyelesaikan
sarapannya.
Aku mengangguk. Kemudian
mengantarnya sampai ke depan pintu.
Setelah suamiku pergi, baru aku masuk ke
dalam membereskan bekas sarapan kami.
Aku mencuci piring dengan air mata yang
sudah tidak dapat kutahan. Begitu banyak
luka yang suamiku torehkan. Apa kali ini
aku mampu bertahan?

Sinopsis Novel Luka Hati Seorang Istri by Penjaga Hati

Sumber: Wattpad 
Penulis: Penjaga Hati
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar

Advertiser