--> Skip to main content

Dari Langit untuk Senja by Sarah Khumairah Download Novel

Dari Langit untuk Senja by Sarah Khumairah Download Novel

 Hujan baru saja usai, udara lembap nan langit yang gelap masih mendominasi. Gadis berkepang dengan pakaian tipisnya berjalan menyusuri jalan yang basah. Diliriknya sekeliling tempat yang ia lewati, berharap menemukan sosok yang sedari tadi ia nanti. Jam menunjukkan pukul lima sore, dan sekali pun tak ada orang yang melewati kawasan di mana gadis itu berada. Dengan langkah lunglai dan pandangan yang nanar, gadis itu tetap melanjutkan langkah hingga sampai di jalan besar. Sampai sebuah panggilan membuat langkahnya terhenti.     "Kamu beneran nunggu aku sampai sore? Kamu gila, Ja! Seharusnya kalau aku nggak dateng-dateng, kamu pulang, bukan malah terus nungguin!" bentak lelaki berperawakan tinggi dengan bola mata bening dan rambut cokelat tembaganya.
     "Senja, kan, udah janji sama kamu, Lang, kalau Senja bakal nungguin Langit di sini. Senja cuma takut kalau Langit ke sini ternyata Senja tidak a..."
     "Ya Tuhan, Senja! Kenapa kamu gak ngerti juga? Dasar gadis bodoh! Ayo, pulang!" Tanpa ba bi bu, Langit menggandeng tangan Senja. Membawa gadis itu ke mobilnya yang terparkir tak terlalu jauh.
     "Lang," cicit Senja sesaat setelah ia mendaratkan bokong di kursi mobil. Ketika Langit menoleh, Senja melanjutkan ucapanya. "Ituloh, Lang. Hm, kamu, kan, cowok. Aku kedinginan. Kamu gak ada niat buat ..."
     "Nih!" Langit melempar jaket army berwarna biru tua miliknya pada pangkuan Senja. "Pake! Aku bukan cowok gak peka," ucapnya kemudian.
     Senja tersenyum, lalu memakai jaketnya. Beberapa detik kemudian ... "Lang!"
     "Nih! Makanan. Jangan bilang kamu nggak laper, perut kamu bunyi dari tadi!" Langit berujar ketus sambil memberikan bungkusan makanan yang ia beli sebelum menemui Senja.
     "Makasi, Lang." Senja tersenyum, membuat lesung pipit di pipi kirinya tercetak sempurna.
     "Lain kali jangan ulangi hal yang sama. Jangan nekad dan jangan bodoh!"
     "Lang, namanya janji harus ditepatin. Senja, kan, udah bilang bakal nunggu Langit meskipun Langit te--"
     "Cepet makan! Jangan banyakan ngoceh! Dibilangin bukannya nurut, malah ngejawab lagi," sungut Langit kesal.
     Senja mengerucutkan bibirnya dengan lucu, kemudian memakan kebab di dalam bungkusan di tangannya.
     Diam-diam langit melirik Senja dan tersenyum samar. Hingga akhirnya mereka sampai di depan rumah besar yang disekat oleh gerbang raksasa di depan.

Dari Langit untuk Senja by Sarah Khumairah Download Novel

Sumber: Playstore 
Penulis: Sarah Khumairah
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar

Advertiser