--> Skip to main content

Sinopsis Novel Cinta di Ujung Maut by Rina Novita

Sinopsis Novel Cinta di Ujung Maut by Rina Novita

Hati Rafi tersentuh oleh pengorbanan seorang gadis
yang menolongnya terhindair dari maut. Hingga
hatinya bergetar kala tatapan mata saling
berjumpa. Getaran yang tak biasa seolah terpanah
api asmara.
Namun, bak dipukul gada saat mengetahui bahwa
gadis bernama Naura menderita kanker stadium
tiga yang mematikan. Hingga dia harus kehilangan
salah satu anggota tubuhnya yang sangat
berharga.
Kebimbangan merajai hati, antara cinta dan
keluarga. Pada akhirnya Rafi memilih cinta.
Mendampingi Naura yang beberapa kali mengalami
masa kritis. Meskipun harus diusir dari keluarga.
Kanker Naura semakin menjadi, menyebar hingga ke
tulang. Sebagai pembuktian cinta, Rafi menminta
restu orang tua Naura. Tolakan Naura tak dihiraukan,
Rafi tetap menikahi Naura. Berharap ada keajaiban
untuk kesembuhannya.
Biaya pengobatan semakin tinggi, Rafi banting
tulang tak kenal henti. Apapun pekerjaan ia jalani.
Namun, ibarat pepatah malang tak dapat ditolak,
untung tak mudah diraih.
Selalu saja ada kendala, disetiap pekerjaan yang ia
terima. Hingga keadaan ekonominya terhimpit.
Apalagi biaya rumah sakit yang membuatnya
semakin sulit.

Rafi hampir saja putus asa. Saat mengingat ada
seorang wanita yang menyukainya. Seolah ada
cahaya yang datang menerangi gelap hidupnya.
la menawarkan diri, pada wanita kaya yang dulu
mencintainya. Ditengah prosesnya, kegalauan
melanda hati, antara wajah Naura dan dosd.
Itulah Allah, Maha Membolak balikkan hati manusia.
Pertolongan Allah selalu datang menjelang detik
akhir keputusasaannya. Naura pun kembali dapat
melakukan kemoterapi.
Lalu bagaimanakah akhir kisah cinta mereka?
Apakah Naura berhasil sembuh?

Sinopsis Novel Cinta di Ujung Maut by Rina Novita

Sumber: KBM 
Penulis: Rina Novita
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar

Advertiser