--> Skip to main content

Seandainya Bisa ... by Inten Saninten Novel Romansa Dalam Sakumu

Seandainya Bisa ... by Inten Saninten Novel Romansa Dalam Sakumu

Orang memandangku tak tahu rasa,
tak mampu mengecap asa yang sudah
diperjuangkan seorang wanita yang begitu
tulus mencinta. Kata mereka, aku bahagia
meninggalkan lara. Tanpa mereka berkaca,
sebagai pria aku butuh cinta dan kehangatan
bukan limpahan materi dan ketulusan tanpa
belaian.
Kegagalan pertama memang aku pantas
dijadikan tersangka, hingga mereka
menyematkan gelar kacang yang lupa
kulitnya karena keputusanku untuk
meninggalkannya. Wanita pertama, yang
begitu gigih berjuang di belakangku dengan
serentetan doa dan usaha untuk kebahagian
keluarga.
Pertemuanku dengan yang kedua
menumbuhkan harap, Sebuah pernikahan
kedua yang diawali dengan gelora hasrat
dan bara cinta yang ku pikir tak akan padamn
hingga maut yang memisahkan kita. Namun
semua hanya harap semata. Ketika yang
kedua menjadikanku b***k cinta, tanpa
ketulusan.
Seandainya bisa, ingin rasanya...
Ah, ribuan pengandaian itu hanya membuat
sesalku tak terkira.
Aku, Banu Danurdana, masih berharap untuk
mendapatkan sebuah cinta tanpa dilema.
Sebuah cinta yang bukan hanya memberikan
kenikmatan dunia. Namun juga kenyamanan
dalam menjalani sebuah rumah tangga.
Seandainya Bisa..
Cintaku tak akan berujung dilema...
Sebuah penyesalan yang tak berujung yang
membuat Banu berada dalam keterpurukan
antara kembali mencari, bertahan atau
kembali pada rumah yang telah lama dia
tinggalkan.

Seandainya Bisa ... by Inten Saninten Novel Romansa Dalam Sakumu

Sumber: Dreame 
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar

Advertiser