--> Skip to main content

Secret of Yakuza by Gaachan Sinopsis Novel Fantasi

Secret of Yakuza by Gaachan Sinopsis Novel Fantasi

Theo sampai di tempat ini. Orang
menyebutnya negeri "Matahari Terbit". Theo enggan beranjak dari sana. Dia hanya perlu menunggu sang ibu dan suami barunya. Beberapa kali dia jadi pusat perhatian lantaran merebahkan diri di kursi tunggu. Seorang petugas bandara menegurnya dengan bahasa asing. Karena Theo hanya menatapnya datar, petugas itu bicara dengan bahasa Inggris.

"No sleep here, Sir!" Dan dengan logat yang membuat Theo mengernyit bingung. Dia bangkit, lalu melangkah sambil menyeret
kopernya. Langit musim panas Jepang sedang menyambut kedatangan lelaki kriwil itu. Theo benci beradaptasi lagi, apalagi
harus menumpang di rumah suami baru sang ibu.

"Theo!"
Theo hafal suara siapa itu. Ketika kepalanya menoleh, satu pelukan mendekapnya. Ibunya makin cantik.

"Mama kangen."
Theo tidak peduli itu. Kalau memang rindu, kenapa tidak mengunjunginya di Indonesia?

"Mama senang kamu setuju pindah ke sini"
Tetapi, Theo tidak. Dia benci tinggal di tempat baru. Dia ingin tinggal di Indonesia saja, bersama sang nenek. Matanya tak sengaja melihat gerombolan aneh. Berjas mirip mafia. Sudah sejak beberapa jam
yang lalu mereka berdiri tegak seperti itu. Mereka berjajar rapi di sisi kanan kiri. Tak lama setelah itu, seseorang melangkah di tengahnya. Beberapa orang berbadan
besar lain mengawal si lelaki. Orang-orang yang berbaris membentuk pagar itu membungkukkan badan mereka, lantas membukakan pintu mobil yang sudah stand by sejak tadi. Bahkan ketika mobil itu melaju,
orang-orang berjas tadi masih membungkuk hormat.

"Itu siapa, Ma?"

"Sttt. mereka yakuza."

Dan lagi, Theo harus mencari tahu istilah asing yang makin membuatnya pusing.

Secret of Yakuza by Gaachan Sinopsis Novel Fantasi

Sumber: Dreame 
Penulis: Gaachan
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar

Advertiser