--> Skip to main content

Gadis Bayaran untuk Tuan Muda by Dewi Setyaningrat Sinopsis Novel Romansa

Gadis Bayaran untuk Tuan Muda by Dewi Setyaningrat Sinopsis Novel Romansa
Bagaimana rasanya bangkit dari
keterpurukan?
Haruskah Laras memadamkan seluruh
impiannya atau mengambil kesepakatan
dengan Tuan Bazan? Keduanya sama-samna
penuh risiko, suram dan tak menentu.
Tak terbayangkan oleh Laras akan
berurusan dengan Leandra Basileus Bazan,
salah satu mahasiswa paling populer di
kampus, dingin, angkuh, tak terkendali.
Setiap gosip hangat membisikan namanya,
dan membuat siapa pun gemetar berharap
jadi kekasihnya.
Dia dikenal playboy sekaligus bad
boy, akan tetapi kontur wajahnya yang
sempurna dan kekayaan yang melekat
padanya menjadikan seluruh plakat negatif
terbang layaknya angin lalu. Pemuda yang
membuat iri pemuda lain.
Pemuda yang menghancurkan hati para
gadis tanpa pernah merasa bersalah.
Kecuali satu nama yang untuk pertama
kalinya disebut Leandra dihadapan
pemimpin keluarga Bazan.
Siapa sangka, suatu hari ketika Laras
meletakkan sepatu jogging Leandra tepat di
bawah ranjang sesuai petuah buku kuning
sialan!
Pemuda yang tak pernah bisa bangun pagi
itu menangkap pergelangan tangannya.
Sejalan kemudian membanting tubuhnya ke
atas ranjang.
"Dari pada kau bertele-tele dengan teori Mr.
Duhigg, kenapa kau tidak fokus pada bab
awal saja." Leandra membicarakan buku
kuning yang dipelajari Laras tiap saat.
"Aku lebih suka ide spektakuler Hopkins.
Mengubah kebiasaan menggosok gigi 65
persen penduduk Amerika bahkan seluruh
dunia. Rasa segar di mulut!" Leandra
menyeringai, mengunci kaki Laras dan
kedua pergelangan tangannya.
"Lepaskan aku!" Gertak Laras, sadar betul
makna ungkapan gila Leandra. Gadis ini
berusaha membebaskan dirinya. Memukul
bahkan mendorong tubuh Leandra.
Sampai di titik di mana Laras kewalahan.
Dia berinisiatif menarik kakinya.
Menendang kejantanan itu menggunakan
tempurung lutut.
Leandra tak kuasa menahan rasa ngilu.
Jatuh ke lantai dan berguling kesakitan.
Serta merta Laras menyambar guling
memukuli Leandra, menghancurkan segala
ide liarnya.
"Kau bisa menaklukkan puluhan gadis di
luar sana! Tapi jangan sekali-kali bertharap
menaklukkanku! Aku adalah rumput liar
yang mustahil dibasmi. CAMKAN ITU!"
Laras membanting pintu mengakhiri
kejadian konyol pagi ini.
Keadaan semacam ini adalah satu dari
serentetan kejadian konyol yang dialami
Laras tiap saat.
Apa yang akan terjadi pada hidup Laras
berikutnya?

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar

Advertiser