--> Skip to main content

Imamku Mantan Kakak Ipar by DV Socute Sinopsis Novel Dreame

Imamku Mantan Kakak Ipar by DV Socute Sinopsis Novel Dreame
Dengan berat hati setelah menimbang
nimbang akhirnya Aldrian memutuskan
untuk menerima permintaan mendiang
istrinya, setelah melakukan sholat
istikharah, ia terus berdoa " jika memang ini
yang terbaik mimpikan aku bertemu dengan
istri hamba mu ya Allah maka aku akan
menerima permintaannya, jika engkau tidak
mempertemukan ku dalam mimpi ini bukan
pilihanku, amiin." setelah selesai berdoa
ia kemudian melihat putri kesayangannya
hasil cinta kasihnya dengan mendiang
istrinya hanya sekedar ingin menciumnya.
"tidurlah nak" cup ia mengecup kening
putrinya. ia kemudian kembali untuk
beristirahat dengan harapan ada sebuah
jawaban dalam doanya.
***
sayang... sayang.. sayang" Aldrian
terbangun dari tidurnya ia baru saja
bermimpi bertemu istrinya, "mungkin ini
jwaban dari doaku".
Aldrian bangun dari tidurnya diambilnya
ponsel yang berada di atas nakas dilihatnya
jam menunjukan pukul 05.35 ia kemudian
bergegas untuk melaksanakan sholat
subuh, setelah selesai ia kembali ditempat
tidur sambil memikirkan permintaan
terakhir mendiang istrinya " ya Allah
bagaimana aku menikah dengan adik ipar
ku, padahal aku sudah menganggapnya
sebagai adikku bukan sebagai iparku
tapi kini dia akan menjadi istriku ap aku
sanggup mencintainya sama seperti aku
mencintai kakak nya, apa aku sanggup
membahagiakannya, apa aku mampu
menciptakan kasih sayang diantara kami, ya
Allah'. sambil menangkup wajahnya dengan
kedua tangannya Aldrian kemudian berdiri
dan mengambil handuk ia memilih untuk
berendam dalam air hangat agar tubuhnya
segar, setelah selesai ia memutuskan untuk
kebawah menuju ruang makan dan ia juga
memutuskan untuk masuk kerja kembali
banyak hal yang sudah ia tinggalkan
selama ia frustasi ia juga sadar selama
satu bulan ia tak mampu membangkitkan
kembali sang istri "apagunanya frustasi
toh istriku tak akan kembali" ia keluar dari
kamarnya.
***
diruang makan sudah ada orangtua serta
adik Aldrian 'sarapan dulu nak" mamahnya
Aldrian tak kuasa menahan senyum di
bibirnya kini putranya kembali beraktivitas
meski masih terlihat tak serapih dulu,
wajahnya masih ditumbuhi bulu bulu halus
rambutnya agak panjang sedikit

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar

Advertiser