--> Skip to main content

Merajut Luka Hati by Nana Rantau Sinopsis Novel Dreame

Merajut Luka Hati by Nana Rantau Sinopsis Novel Dreame
Hidup itu pilihan, katanya?
Namun, itu tidak berlaku semuanya untuk
Fatima.
Pernikahannya bersama dengan Abian,
terancam akan goyah dan buyar, ketika
suaminya itu memilih menikah kembali
secara diam-diam dengan seorang wanita
lain, yang bernama Nura.
Apakah Fatima, memilih bertahan atau
melepas?
Sedangkan sang suami tidak ada keinginan
untuk melepasnya juga.
"Aku gak akan ganggu hubungan baru
kalian. Jadi, biarkan aku yang mundur untuk
mengalah.
"Gak akan ada kata perpisahan antara kita,"
sanggah Abian dengan nada tegas tetapi
dalam raut bersalah.
"Jangan egois. Aku bukan wanita yang
sesabar itu" sahut Fatima dengan intonasi
datar.
"Dari awal kita menikah, aku mencintai
kamu. Dan selamanya akan tetap begitu.
Kamu boleh membenciku. Tapi, aku gak
akan pernah mengizinkan kamu pergi
dariku"
"Kamu yang mulai lebih memilih
menyakitiku, Biyan!"
Abian pun menghela napas lelah dan
bersalah. "Maafkan aku" ucapnya lirih.
"Apa masih bisa dibilang cinta, kalau pada
akhirnya mendua?" tanya Fatima, parau.
Tidak bisa dipungkiri, bahwa jauh di relung
hatinya masih bertahta cinta untuk Abian,
suaminya.
"Aku mohon, bertahanlah demi aku dan
anak-anak kita. Beri aku waktu untuk
menyelesaikan semua kesalahan ini" ucap
Abian memohon sambil mendekap erat
kedua kaki sang istri.
Baiklah, jika itu demi kedua anak yang telah
dilahirkannya, bertahan pun akan dilakukan
dengan cara elegan oleh Fatima. la pun
sudah bertekad akan melawan orang asing
yang telah masuk ke kapal pernikahannya
itu.
Ini bukan tentang poligami terselubung,
tapi ini tentang sepandai dan setegar
apa, seorang Fatima bisa merawat setiap
lukanya tanpa harus mengalah, pergi.
Bukankah mempertahankan hak milik
adalah hak setiap pasangan yang sah?

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar

Advertiser