--> Skip to main content

Only for Villainess by Galuh Cahya Sinopsis Novel Fantasi

Only for Villainess by Galuh Cahya Sinopsis Novel Fantasi
Salah satu impianku adalah bisa merasakan
nikmatnya menjalani kehidupan makmur;
kenyang, tidak perlu memikirkan masalah
ekonomi, dan satu-satunya masalah hidup
hanya memikirkan "besok mau makan apa?"
Nah, jenis kehidupan damai, mapan, dan
nyaman seperti itulah yang aku dambakan.
Akan tetapi, begitu kematian mendekat dan
ajal berhasil memutus napas kehidupan
dariku; aku justru menempati raga salah
satu tokoh antagonis sampingan dari novel
yang sangat aku gemari: Ruby!
Tidak masalah andai aku pindah ke tubuh
Ruby ketika dia sudah menjadi orang kaya!
Namun,
"Anak tidak berguna
Begitu mendarat wali asuh Ruby sibuk
menghajarku dengan tamparan.
Hei, ini bukan jenis transmigrasi yang aku
dambakan! Biarkan aku hidup sebagai
warga makmur dan tenteram, bukan korban
kekerasan dalam rumah tangga! Apa
gunanya transmigrasi bila harus bersusah
payah dari awal?
**
"Jadi, dia putri adikku?"
Armand, kakak dari mendiang ayah kandung
Ruby, membawaku pindah dari rumah
Tangisan Anak Tiri" menuju kediaman
Aveza.
"Kenapa dia begitu dekil?"
Pearl, anak perempuan Armand, langsung
mengataiku sebagai warga kelas bawah.
"Barangkali Ayah salah anak."
Alex, anak lelaki Armand, menganggapku
sebagai sebuah kesalahan.
Hei, kenapa aku harus berhadapan dengan
pedihnya kehidupan remaja? Tidak bisakah
aku menerima kunci emas sebagaimana
penerima transmigrasi dunia? Sudah cukup
berat hidup di dunia nyata, aku tidak perlu
menghadapi dilema remaja kedua kalinya!
"Kau keponakan orang sekelas Duke
Aveza?"
Sislin, tokoh utama pria, ternyata lebih
menyebalkan daripada penggambaran
nove
"Enyah!"
Viren, big villain, menandaiku sebagai
sampah masyarakat.
Kepada para tokoh utama dan antagonis,
tolong biarkan saya hidup damai dan
tenteram serta bahagia.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar

Advertiser