Protected by Copyscape Memprediksi Pasar dengan Accumulation/ Distribution Line, Cukupkah? --> Skip to main content

Memprediksi Pasar dengan Accumulation/ Distribution Line, Cukupkah?




Apa pengertian garis Accumulation/ Distribusion rasanya sudah tidak perlu dibahas detail untuk menjawab pertanyaan dari judul artikel ini. Pasalnya, kemungkinan besar anda singgah di laman ini karena baru saja mempelajari indikator tersebut. Lantas anda pun sudah terjejali doktrin bahwa indikator ini mampu membuat anda memprediksi pasar secara akurat.

Jadi secara umum yang akan dipaparkan kali ini adalah tentang sebuah kesadaran. Prediksi bukanlah prediksi bila dinyatakan 100% akurat.
Lagipula sesuatu yang sudah disebut fakta, bahkan masih bisa melenceng kebenarannya.

Data yang Ditampilkan Adalah Masa Lalu

Dalam memprediksi perilaku pasar, garis akumulasi distribusi sendiri secara esensi memang adalah tentang keadaan pasar itu sendiri. Accumulation line menunjukan tingkat pembelian mata uang, sementara distribusion line menampilkan tingkat penjualan.

Indikator ini dengan sangat baik memperilihatkan posisi para trader di market. Yang jadi masalah adalah ketika trader membiarkan dirinya hanyut begitu saja terbawa arus garis indikator tersebut. Padahal tujuan pemanfaatan Accumulation/ Distribusion adalah untuk mengambil ancang-angcang tentang apa yang sebaiknya diputuskan untuk waktu berikutnya.

Perlu disadari kalau apa yang akan terjadi selanjutnya di pasar forex selalu merupakan perubahan. Ingat, perubahan. Bisa saja yang terjadi kemudian lebih dari apa yang sudah terjadi. Dan bisa juga yang terjadi kebalikan dari apa yang sudah terjadi. Pegang dua kalimat itu erat – erat agar tidak melulu terbawa arus.

Prediksi Adalah Melakukan Pertimbangan

Masih sering dijumpai, para trader yang katanya sedang memperkirakan gerakan pasar justru hanya melakukan pemantapan hati untuk berprinsip, “Yang Penting Yakin!”. Agaknya prinsip ini baru boleh kita teguhkan kalau kita juga melibatkan urusan agama.

Namun, berapa banyak di antara kita yang berdoa dulu sebelum mulai trading?

Kembali ke masalah mempediksi pasar. Jika prinsip yang penting yakin kita terapkan hanya agar ingin secepatnya melakukan action. Takut kehilangan peluang. Yang umum terjadi hasilnya adalah keputusan gegabah.

Jangan pernah enggan melakukan pertimbangan sematang mungkin. Cobalah pahami sebanyak mungkin indikator, itulah Accumulation/ Distribusiondan para kerabatnya. Teruslah memperluas wawasan dan tetap berlatih dalam mengontrol diri.

Support by:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar