Protected by Copyscape Strategi Rahasia Trading Dengan Relative Vigor Index --> Skip to main content

Strategi Rahasia Trading Dengan Relative Vigor Index




Faktanya Relative Vigor Index (RVI) termasuk dalam daftar pilihan indikator bawaan aneka macam platform trading. Namun, tak bisa dipungkiri bahwa memang indikator ini sungguh jarang digunakan. Terlepas dari hal tersebut RVI diinilai mampu secara maksimal memberi dampak positif manakala diaplikasikan ketika pasar sedang mengalami bullish.

Mengenal  Indikator RVI dan Dasar Perhitungannya

RVI berfungsi untuk membandingkan range harga dari pasangan mata uang dengan kedudukan harga penutupan yang sifatnya relatif. John Ehlers bertindak sebagai pengembang indikator ini. Sekarang bila anda coba menggunakannya maka anda akan bisa memperhitungkan kekuatan suatu price action terbaru. Dapat juga diketahui peluangnya untuk terus lanjut.

Dasar perhitungan RVI mengacu pada rumus berikut ini:

RVI  [Harga Penutupan - Harga Pembukaan] : [Harga Tertinggi - Harga Terendah]

Bila diperhatikan sekilas rumus perhitungan di atas nampak mirip dengan rumus milik salah satu indikator oscillator bernama Stochastic. Perbedaannya terletak pada harga penutupan yang tidak disandingkan dengan harga paling rendah.

Strategi Dalam Melakukan Trading

Masuk ke strategi trading menggunakan RVI maka ada hal yang patut dicammkan baik-baik yaitu:

➡️Nilai RVI yang naik menandakan trend bullish yang kian menguat.

➡️Indikator RVI cocok digunakan dalam strategi trading keluar-masuk berdasarkan peak serta retracement.

Dengan memilih indikator ini itu artinya anda lebih baik melakukan pemburuan provit jangka menengah. Lengkapi juga dengan indikator lain yang dapat memperoleh sinyal-sinyal uptrend.

Secara ringkas terdapat 4 tahap dalam strategi tredingnya. Penjelasannya adalah sebagai berikut:

♉Menunggu datang kondisi bearish divergence.

Tahap ini dimulai setelah anda sudah menetapkan posisi long manakala uptrend terjadi. Baru setelahnya menunggu. Perlu diingat kembali bahwa bearish divergence merupakan kondisi ketika terbentuk puncak (high) yang baru pada pergerakan harga, tapi indikator RVI justru turun nilainya.

♉Konfirmasi dengan indikator lain.

Setelah bearish divergence terjadi dan dikonfirmasi dengan indikator lain anda menjumpai keadaan overbought silahkan anda close beberapa posisi buy sebelumnya. Sisakan beberapa lainnya di posisi floating.

♉Lakukan buy kembali saat kondisi retracement terjadi.

Bila bearish divergence kemudian terjadi lagi dan konfirmasi indikator lain menunjukan keadaan oversold sebaiknya anda buka lagi posisi buy.

♉Ulangi ketiga tahap di atas.

Selebihnya selama RVI masih menampilkan market yang mengalami  bearish divergence anda hanya perlu mengulangi ketiga langkah di atas.

Dan demikian itulah seputar Relative Vigor Index, meski kesannya sederhana namun untuk menguasainya anda perlu sering berlatih.

Support by:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar