--> Skip to main content

Jenis Teknologi yang Digunakan dalam High-Frequency Trading Modern

namaguerizka.com 
What: Apa Saja Teknologi yang Digunakan dalam High-Frequency Trading?

High-Frequency Trading (HFT) adalah strategi perdagangan keuangan yang mengeksekusi ribuan hingga jutaan order dalam hitungan mikrodetik. Untuk mencapai kecepatan ini, HFT menggunakan kombinasi teknologi canggih, antara lain:

  • Algoritma Perdagangan Super Cepat – program komputer kompleks yang menganalisis pasar dan mengeksekusi order otomatis tanpa campur tangan manusia.
  • Server Berkecepatan Tinggi dan Co-Location – server ditempatkan langsung di pusat data bursa untuk memangkas waktu pengiriman data (latensi).
  • Jaringan Serat Optik dan Gelombang Mikro (Microwave Networks) – digunakan untuk mentransfer data harga dengan kecepatan mendekati cahaya.
  • FPGA (Field-Programmable Gate Array) – chip khusus yang memungkinkan pemrosesan data sangat cepat, lebih efisien daripada prosesor biasa.
  • Big Data dan Analisis Real-Time – digunakan untuk memantau ribuan saham sekaligus dan mendeteksi peluang sekecil apa pun.
  • Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) – membantu algoritma beradaptasi terhadap pola pasar baru tanpa pemrograman manual setiap saat.

Who: Siapa yang Menggunakan Teknologi Ini?

  • Perusahaan High-Frequency Trading internasional, seperti Citadel Securities atau Jump Trading, yang memiliki modal besar untuk investasi infrastruktur.
  • Bank investasi global yang menjalankan divisi perdagangan algoritmik.
  • Hedge fund teknologi tinggi yang berfokus pada arbitrase dan strategi perdagangan ultra-cepat.
  • Penyedia infrastruktur keuangan seperti perusahaan penyedia jaringan microwave dan pusat data bursa.
    Investor ritel hampir tidak mungkin memiliki akses ke teknologi HFT ini karena biaya perangkat keras, perangkat lunak, dan koneksi yang sangat mahal.

Where: Di Mana Teknologi HFT Diterapkan?

  • Pusat data bursa saham utama seperti New York Stock Exchange (NYSE), NASDAQ, London Stock Exchange, dan Tokyo Stock Exchange.
  • Data center khusus untuk co-location yang memungkinkan server perusahaan HFT diletakkan beberapa meter saja dari mesin perdagangan bursa.
  • Lintas benua melalui kabel serat optik bawah laut dan jaringan microwave untuk menghubungkan pasar keuangan New York, London, Singapura, dan Tokyo.
  • Platform perdagangan elektronik yang memungkinkan algoritma mengakses data pasar real-time dengan latensi hampir nol.

When: Kapan Teknologi HFT Berkembang Pesat?

  • Akhir 1990-an hingga awal 2000-an, ketika perdagangan elektronik mulai menggantikan sistem manual di bursa saham.
  • Sekitar 2010-an, ketika penggunaan co-location, FPGA, dan jaringan microwave menjadi standar industri HFT.
  • Saat ini, teknologi terus berkembang dengan integrasi AI dan machine learning agar algoritma semakin adaptif dan kompetitif.

Why: Mengapa Teknologi Ini Digunakan dalam HFT?

  • Kecepatan adalah segalanya – peluang arbitrase dan perdagangan ultra-cepat bisa hilang dalam mikrodetik.
  • Akurasi tinggi – teknologi mengurangi kesalahan manusia dalam menganalisis data harga dan mengeksekusi order.
  • Kemampuan memproses data masif – HFT memerlukan analisis harga dari ribuan instrumen keuangan secara bersamaan.
  • Meningkatkan keuntungan dari selisih harga kecil – teknologi memungkinkan frekuensi transaksi yang sangat tinggi, sehingga keuntungan kumulatif menjadi besar.
  • Mempertahankan keunggulan kompetitif – siapa yang lebih cepat mendapatkan data dan mengeksekusi order, dialah yang menang di pasar modern.

How: Bagaimana Teknologi HFT Bekerja Secara Terintegrasi?

  1. Data harga pasar real-time dikirim melalui jaringan serat optik atau microwave ke server HFT.
  2. Algoritma super cepat memproses data untuk mendeteksi peluang arbitrase atau pola harga dalam mikrodetik.
  3. Server co-location mengeksekusi order otomatis langsung ke mesin perdagangan bursa, menghindari keterlambatan internet publik.
  4. FPGA mempercepat perhitungan matematis kompleks yang digunakan algoritma.
  5. Big data analytics dan AI memperbarui strategi perdagangan secara dinamis untuk menyesuaikan perubahan pasar.
  6. Sistem manajemen risiko otomatis menghentikan perdagangan jika algoritma mendeteksi pergerakan pasar ekstrem atau kesalahan sistem.

Contoh Nyata Penggunaan Teknologi HFT (5W+1H)

What: Sebuah perusahaan HFT menggunakan jaringan microwave untuk mempercepat transfer data antara London dan New York sehingga lebih cepat 5 milidetik dibanding pesaing.

Who: Perusahaan perdagangan algoritmik global yang bersaing ketat memperebutkan peluang arbitrase lintas benua.

Where: Server mereka ditempatkan di data center milik bursa utama di kedua kota untuk mengurangi latensi.

When: Teknologi ini digunakan setiap hari selama jam perdagangan aktif, di mana setiap mikrodetik bisa menentukan untung atau rugi jutaan dolar.

Why: Dengan kecepatan ekstra ini, perusahaan bisa membeli saham di bursa London lebih dulu sebelum harga di New York menyesuaikan, meraih keuntungan sebelum peluang hilang.

How: Algoritma otomatis memproses sinyal harga dari dua bursa, menghitung peluang arbitrase, lalu mengeksekusi transaksi simultan melalui server co-location tanpa campur tangan manusia.


Dengan memahami jenis teknologi yang digunakan dalam High-Frequency Trading, jelas bahwa pasar keuangan modern tidak hanya bergantung pada analisis manusia, tetapi pada infrastruktur teknologi super cepat, algoritma canggih, dan koneksi data berkecepatan tinggi. HFT bukan sekadar strategi perdagangan, melainkan perlombaan teknologi di mana pemenangnya adalah pihak yang bisa memproses data dan bereaksi lebih cepat daripada pesaing.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar

Advertiser