--> Skip to main content

Sejarah Perkembangan High-Frequency Trading: Dari Awal hingga Dominasi Pasar Modern

namaguerizka.com 
What – Apa itu High-Frequency Trading dan bagaimana awal kemunculannya?

High-Frequency Trading (HFT) adalah bentuk perdagangan keuangan yang menggunakan algoritma komputer canggih untuk mengeksekusi transaksi dalam kecepatan luar biasa, sering kali dalam hitungan mikrodetik. Konsep ini lahir dari perkembangan teknologi komputer dan telekomunikasi yang membuat eksekusi perdagangan menjadi semakin cepat, otomatis, dan presisi.
Awalnya, perdagangan dilakukan secara manual di lantai bursa melalui teriakan dan sinyal tangan. Namun, sejak komputerisasi bursa pada tahun 1980-an, perdagangan mulai beralih ke sistem elektronik. Dari sinilah benih HFT tumbuh: sistem yang mampu menganalisis data pasar secara real-time dan melakukan eksekusi otomatis tanpa campur tangan manusia.

Who – Siapa yang berperan dalam perkembangan HFT?

  • Bursa efek dan perusahaan teknologi: Bursa besar seperti NASDAQ dan NYSE menjadi pionir dalam menyediakan infrastruktur elektronik.
  • Perusahaan pialang dan firma kuantitatif: Perusahaan seperti Citadel, Renaissance Technologies, dan Jump Trading memelopori penggunaan algoritma super cepat untuk mencari peluang arbitrase.
  • Regulator pasar: Otoritas seperti SEC (Securities and Exchange Commission) di Amerika Serikat turut mengatur bagaimana HFT berjalan agar tidak merugikan pasar.
  • Investor ritel dan institusional: Meskipun bukan pelaku langsung, mereka terkena dampak perubahan likuiditas dan harga akibat kehadiran HFT.

Where – Di mana HFT berkembang dan beroperasi?

HFT pertama kali berkembang di Amerika Serikat, pusat inovasi pasar keuangan global. Bursa elektronik seperti NASDAQ dan New York Stock Exchange menjadi laboratorium utama untuk menguji algoritma berkecepatan tinggi.
Kemudian, HFT menyebar ke Eropa melalui bursa London dan Frankfurt, serta ke Asia di pasar Jepang, Singapura, dan Hong Kong. Saat ini, hampir semua bursa saham, komoditas, mata uang, dan derivatif di dunia menggunakan sistem elektronik yang memungkinkan HFT beroperasi.

When – Kapan HFT mulai muncul dan mendominasi pasar?

  • 1980-an hingga awal 1990-an: Bursa efek mulai beralih dari perdagangan manual ke elektronik. Order Matching System dan sistem otomatisasi menjadi pondasi.
  • Akhir 1990-an: Internet dan teknologi jaringan serat optik mempercepat akses data pasar. Firma kuantitatif mulai menguji algoritma perdagangan otomatis.
  • 2000-an: Kecepatan eksekusi meningkat drastis, dari milidetik ke mikrodetik. HFT mulai mendominasi volume perdagangan di banyak bursa.
  • 2010 ke atas: HFT menyumbang sebagian besar transaksi di pasar saham AS dan Eropa. Insiden seperti Flash Crash 2010 membuat regulator memberi perhatian lebih besar.

Why – Mengapa HFT bisa tumbuh pesat dan menjadi dominan?

  1. Kecepatan menghasilkan keuntungan – HFT memanfaatkan perbedaan harga sekecil apa pun di berbagai bursa untuk mendapatkan keuntungan instan.
  2. Biaya teknologi yang semakin murah – Seiring waktu, perangkat keras dan perangkat lunak untuk perdagangan otomatis menjadi lebih terjangkau.
  3. Deregulasi dan inovasi bursa – Kebijakan yang membuka akses perdagangan elektronik membuat persaingan semakin ketat, mendorong pemain untuk mencari kecepatan ekstra.
  4. Permintaan akan likuiditas pasar – HFT menyediakan likuiditas instan bagi pasar, meski sering diperdebatkan apakah manfaatnya lebih besar daripada risikonya.

How – Bagaimana HFT berkembang menjadi kekuatan besar di pasar modern?

  1. Infrastruktur super cepat – Perusahaan HFT menginvestasikan jutaan dolar untuk membangun koneksi langsung ke bursa, server berkecepatan tinggi, dan jalur komunikasi dengan latensi sangat rendah.
  2. Algoritma cerdas dan machine learning – Sistem perdagangan semakin pintar, tidak hanya cepat tetapi juga mampu memprediksi pola pergerakan harga.
  3. Co-location di bursa – Server HFT diletakkan langsung di gedung bursa untuk meminimalkan jeda waktu transmisi data.
  4. Diversifikasi strategi – HFT tidak hanya digunakan untuk arbitrase harga, tetapi juga untuk market making, statistical arbitrage, dan strategi likuiditas lainnya.
  5. Akses data real-time – Perusahaan HFT membeli data pasar langsung dari bursa agar bisa bereaksi lebih cepat daripada investor biasa.

Kesimpulan
Sejarah High-Frequency Trading mencerminkan evolusi pasar keuangan dari sistem manual menuju perdagangan otomatis super cepat. Dimulai dari komputerisasi bursa pada 1980-an, berkembang pesat di akhir 1990-an, dan akhirnya mendominasi pasar global pada dekade 2000-an, HFT kini menjadi kekuatan utama yang mengubah cara perdagangan dilakukan. Meski memberikan likuiditas dan efisiensi, HFT juga memunculkan pertanyaan serius tentang keadilan, risiko sistemik, dan dampak terhadap investor kecil.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar

Advertiser