--> Skip to main content

Peristiwa Penting dalam Sejarah High-Frequency Trading (HFT) yang Mengubah Pasar Dunia

namaguerizka.com 
What (Apa itu HFT dan apa peristiwa penting yang dimaksud?)

High-Frequency Trading (HFT) adalah praktik perdagangan keuangan menggunakan algoritma komputer berkecepatan tinggi untuk mengeksekusi ribuan hingga jutaan transaksi dalam hitungan milidetik. Teknologi ini muncul di awal 2000-an dan berkembang pesat seiring kemajuan infrastruktur pasar modal.

Namun, dalam perjalanannya, HFT melahirkan beberapa peristiwa penting yang mengguncang pasar dunia dan mengubah regulasi pasar keuangan global. Salah satunya adalah “Flash Crash” pada 6 Mei 2010, di mana indeks Dow Jones anjlok hampir 1.000 poin dalam beberapa menit sebelum pulih kembali. Peristiwa ini menjadi titik balik kesadaran dunia terhadap risiko yang dibawa oleh HFT.


Who (Siapa saja pihak yang terlibat?)

Beberapa aktor utama dalam peristiwa sejarah HFT antara lain:

  1. Pelaku HFT – perusahaan sekuritas dan hedge fund yang menggunakan algoritma canggih.
  2. Investor ritel dan institusi tradisional – yang terkena dampak volatilitas ekstrem.
  3. Bursa efek – seperti New York Stock Exchange (NYSE) dan Nasdaq, tempat transaksi berlangsung.
  4. Regulator pasar keuangan – seperti Securities and Exchange Commission (SEC) di AS dan otoritas di Eropa serta Asia yang memantau perkembangan HFT.
  5. Lembaga riset dan media – yang menginvestigasi penyebab kejadian dan menyoroti risiko sistemik HFT.

Where (Di mana peristiwa ini terjadi?)

Peristiwa besar HFT terjadi di pasar saham utama dunia:

  • Amerika Serikat: Flash Crash 2010 di bursa NYSE dan Nasdaq, di mana indeks Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq Composite turun drastis.
  • Eropa: Volatilitas ekstrem juga pernah muncul di bursa London dan Frankfurt akibat aktivitas HFT.
  • Asia: Jepang dan Singapura mengalami lonjakan transaksi tidak wajar meskipun skalanya lebih kecil dibanding AS dan Eropa.
    Karena pasar keuangan saling terhubung secara global, peristiwa di satu negara dapat langsung mempengaruhi pasar lainnya.

When (Kapan peristiwa penting ini terjadi?)

  • Awal 2000-an: HFT mulai berkembang pesat seiring kemajuan jaringan internet berkecepatan tinggi dan akses data pasar yang lebih cepat.
  • 2005–2007: Regulasi di AS seperti Regulation National Market System (Reg NMS) justru mempercepat pertumbuhan HFT karena memudahkan perdagangan lintas bursa.
  • 6 Mei 2010 – Flash Crash: Dalam hitungan menit, Dow Jones kehilangan hampir 1.000 poin sebelum pulih. Ini menjadi salah satu kejatuhan pasar tercepat dalam sejarah modern.
  • 2012 dan seterusnya: Skandal dan kesalahan algoritma lain (seperti kasus Knight Capital) menegaskan kembali perlunya pengawasan ketat terhadap HFT.

Why (Mengapa peristiwa ini penting?)

Beberapa alasan mengapa peristiwa sejarah HFT sangat penting:

  1. Menyadarkan dunia akan risiko HFT: Kecepatan tinggi membawa keuntungan, tetapi juga potensi kehancuran pasar dalam sekejap.
  2. Mendorong reformasi regulasi: Regulator di AS, Eropa, dan Asia mulai menerapkan aturan ketat terhadap algoritma perdagangan.
  3. Mengubah persepsi publik: Investor ritel mulai waspada terhadap “perdagangan yang tidak terlihat” di balik layar.
  4. Menunjukkan kerentanan pasar modern: Sistem otomatis ternyata tidak kebal dari kesalahan teknis maupun manipulasi.
  5. Memicu inovasi dalam sistem pengawasan: Bursa efek mulai menerapkan sistem circuit breaker dan pemantauan real-time.

How (Bagaimana peristiwa ini mengubah pasar dunia?)

Peristiwa Flash Crash dan insiden HFT lainnya menghasilkan dampak besar pada cara pasar keuangan diatur dan diawasi:

  1. Penerapan circuit breaker otomatis di bursa saham dunia untuk menghentikan perdagangan jika harga jatuh terlalu cepat.
  2. Kewajiban pelaporan algoritma dan transaksi HFT agar regulator bisa memantau potensi risiko.
  3. Pengawasan ketat terhadap praktik spoofing dan layering yang digunakan sebagian pelaku HFT untuk memanipulasi harga.
  4. Kerja sama internasional antarregulator untuk mencegah kejadian serupa di pasar global yang saling terhubung.
  5. Meningkatnya transparansi pasar melalui aturan baru seperti MiFID II di Eropa dan pembaruan kebijakan SEC di AS.

Secara keseluruhan, peristiwa penting dalam sejarah HFT mengubah wajah pasar modal modern: dari pasar yang sangat bebas menjadi pasar dengan pengawasan ketat, demi menjaga stabilitas dan kepercayaan investor.


Kesimpulan

High-Frequency Trading telah membawa kemajuan teknologi luar biasa di pasar keuangan, tetapi juga menciptakan risiko sistemik. Peristiwa seperti Flash Crash 2010 menjadi pengingat bahwa kecepatan tanpa pengawasan bisa berbahaya. Berkat reformasi regulasi global, pasar kini lebih siap menghadapi volatilitas ekstrem, namun tantangan baru akan terus muncul seiring evolusi teknologi perdagangan.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar

Advertiser