--> Skip to main content

Cara Menggunakan Indikator Market Facilitation Index


Market facilitation index (MFI) merupakan indkator buatan Bill William. Indikator MFI mmpu menguak struktur market lebih dalam dengan menghitung reaksi market terhadap perubahan volume. Caranya yaitu dengan menghitung berapa banyak harga bergerak dalam waktu tersebut.

Dari sini perhitungan tentang nilai market didapat. Bill Williams mendeskripsikan nilai tersebut sebagai keinginan market menggerakkan harga. Karenanya, MFI memakai dua jenis data dalam kalkulasinya, yaitu harga dan volume.

Bill menyatakan bahwa naik turunnya volume market menyimpan banyak informasi terkait market, dan bisa menjelaskan tentang respon market terhadap perubahan volume. Yang harus dipahami, ada dua akronim MFI yang populer, yaitu MFI untuk market facilitation index dan MFI untuk money flow index. Jadi trader sebaiknya jangan terkecoh.

Menghitung MFI

Nama asli yang diberikan Bill William untuk indikator MFI yaitu tick mileage karena kemampuannya menghitung jarak harga dengan volume market. Perubahan yang ditampilkan yaitu per tick. Nyatanya nama MFI lebih dikenal dan mudah diingat, selain juga karena kesederhanaannya.

Perhitungan dibalik MFI sangat sederhana. Pertama trader harus menentukan berapa lama periode range yang ingin diobservasi (bisa didapat dengan mengurangi titik rendah periode tertentu dengan titik tinggi). Nilai range lalu dibagi dengan volume tick untuk suatu periode.

Jika dibuat dalam persamaan, rumusnya menjadi MFI = (H – L) / V. Penjelasannya, H merupakan titik tinggi, L merupakan titik rendah, dan V merupakan volume tick.

Saat ini banyak platform trading sudah menyertakan berbagai indikator buatan Bill Williams, yang mana sudah menjadi indikator standar untuk beragam strategi. Trader bisa menemukan indikator MFI di folder Bill Williams dalam folder navigator yang ada di platform trading.

Saat pertama memakai, trader akan disuguhi jendela pengaturan warna untuk tiap bar agar sesuai kemauan. Selain soal pengaturan warna, tak ada parameter lain yang harus diatur. Tiap warna mewakili kombinasi berbeda bagaimana indikator MFI membandingkan bar sebelumnya, dan bagaimana perbandingan volume dengan sebelumnya.

Pemanfaatan utama dari indikator MFI yaitu untuk membandingka bar saat ini dengan bar sebelumnya dalam rangka menganalisa apakah kondisi market sekarang sudah layak digunakan trading. Dari sini, ‘jeroan’ market bisa dilihat dan bibandingkat dengan situasi terkini.

Strategi Trading Indikator MFI

Cara menggunakan indikator market facilitation index

Kebanyakan analisa teknikal setuju bahwa perubahan volume merupakan sinyal kunci yang harus diamati tiap trader. Indikator MFI mampu menyediakan petunjuk tentang bagaimana market merespon perubahan volume. Reaksi inilah yang kemudian menjadi petunjuk kunci kondisi market.

Dengan melihat perbandingan yang ditunjukkan indikator MFI terhadap bar sebelumnya, lalu dikombinasi dengan bagaimana perbandingan volume dengan bar sebelumnya, trader akan mendapat gambaran terbaik tentang apa yang akan terjadi pada market selanjutnya.

Setidaknya ada empat kemungkinan kombinasi antara MFI dan volume. Misalnya, apakah MFI dan volume sama-sama naik, apakah MFI dan volume sama-sama turun, apakah MFI naik sementara volume turun, dan apakah MFI turun sementara volume naik.

Bill William menjelaskan bahwa jika MFI dan volume sama-sama naik dibanding bar sebelumnya, market berarti bergerak ke arah sama, sementara jumlah partisipan dalam market juga naik. Itu sebabnya, naiknya volume tick dan MFI menunjukkan sinyal kuat keberlanjutan tren.

Kombinasi ini oleh Bill Williams disebut sebagai lampu hijau untuk pergerakan market. Naiknya volume menunjukkan bahwa ada peningkatan sirkulasi uang dalam market. Naiknya MFI menjelaskan bahwa ada akselerasi dalam pergerakan harga market.

Dalam kondisi seperti ini, Bill Williams menyarankan trader untuk mengikuti arah tren jika ingin membuka posisi dalam market. Karenanya, parameter terbaik saat memakai indikator MFI yaitu dengan memakai warna hijau, yang berarti tetap lanjut.

Kebalikannya yaitu saat MFI dan volume sedang sama-sama turun, yang mana diasumsikan sebagai pudar oleh Bill Williams. Market kehilangan antusiasme pergerakan harga dan tak ada apapun. Hilangnya pergerakan merupakan jeda antara dua pergerakan dalam market. Tapi kondisi tersebut bisa menjadi indikasi permulaan tren baru. Warna default untuk kondisi pudar yaitu cokelat.

Kombinasi ketiga yaitu MFI naik sementara volume turun, atau biasa disebut palsu oleh Bill. Market terlihat menunjukkan pergerakan ke arah tertentu tapi tak didukung dengan volume (meski ada tapi rendah). Pergerakan harga dianggap skeptis karena tak disertai volume yang layak. Kondisi MFI seperti ditandai dengan garis warna biru.

Kombinasi terakhir yaitu saat volume naik tapi MFI menunjukkan penurunan, atau diistilahkan dengan squat (jongkok). Bill menjelaskan kalau kombinasi tersebut mengindikasikan terjadinya tarik menarik antara area bullish dan bearish dalam periode tertentu.

Terdapat volume trading tinggi dalam market sehingga pergerakan harga menjadi tak jelas. Karena tarik menarik masih terus terjadi, arah pergerakan menjadi tak menentu. Salah satu area pada akhirnya akan menang sehingga menghasilkan tren lanjutan sebelumnya yang sempat terhenti, atau tren baru ke arah berlawanan.

Kondisi squat merefleksikan market sedang dalam posisi jeda, tapi sambil menyiapkan pergerakan liar selanjutnya. Kondisi squat diberi warna pink dalam platform trading. Trader akan melihat permutasi untuk kombinasi awal dan terakhir, bahwa volume akan naik.

Dalam situasi seperti ini, naiknya volume merupakan sinyal bahwa ada peluang trading yang layak pada market. Indikator MFI akan membantu memberi informasi tentang situasi market, meski kadang penerapannya sebagai indikator tunggal mempunyai batasan.

Mengkombinasikan Indikator MFI

Kebanyakan indikator akan jauh lebih berguna jika dikombinasikan dengan indikator lain, tapi yang beda jenis, sebagai sistem trading keseluruhan. Bill Williams merekomendasikan trader agar memadukan indikator MFI dengan indikator fractal buatannya.

Terlepas dari jenis indikator yang digunakan sebagai bantuan, satu yang penting yaitu mampu menyediakan informasi lebih luas terkait market. Satu contoh, kombinasi dengan moving average (MA) dapat membantu mengkonfirmasi kehadiran dan kemungkinan arah tren.

Meski tiap platform trading sudah dilengkapi dengan berbagai variasi indikator, tetap ada perbedaan besar dalam tiap indikator yang ditawarkan. Cara terbaik untuk menemukan kombinasi tepat yaitu dengan menguji kombinasi lewat akun demo yang bisa didapat dari broker.

Pada dasarnya indikator MFI ditujukan untuk menggali informasi dari market dengan langkah sederhana, yaitu dari perubahan harga dan volume market, lalu menerjemahkan dalam istilah yang lebih komprehensif dan tepat sebagai acuan penyusunan strategi trading.

Istilah tersebut kemudian disediakan lewat bar demi bar tentang apa yang sudah dilakukan market dan apa yang akan dilakukan selanjutnya. Saat menimbang kombinasi indikator baru, misalnya dengan fractal atau MA, trader harus berpikir dengan pendekatan terbuka dan strategi yang layak.

Tak masalah berapa banyak analis atau trader lain memberi rekomendasi tentang suatu indikator atau strategi tambahan lain, satu-satunya cara membangun kepercayaan diri yaitu dengan menemukan metode yang sesuai dan berguna untuk diri sendiri.

Untuk alasan tersebut, akan sangat berguna jika trader mau meluangkan waktu untuk mencoba ide-ide baru lewat akun demo. Trader bisa mencoba beragam kombinasi indikator tanpa perlu khawatir dengan risiko trading karena akun demo hanya memakai uang virtual.

Sumber:brokerforex.com

Baca juga:

1. Pengertian Market Facilitation Index

2. Market Facilitation Index (MFI)

3. Cara Menggunakan Indikator Market Facilitation Index

4. Cara Membaca Indikator Market Facilitation Index


Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar

Advertiser