Protected by Copyscape Fractals, Apa Devinisi dan Bagaimana Penggunaannya di Trading Forex? --> Skip to main content

Fractals, Apa Devinisi dan Bagaimana Penggunaannya di Trading Forex?




Fractals, sebuah kata yang akan cukup sering anda dengar ketika mulai menyelami dunia trading lebih dalam. Kata tersebut menjadi istilah sekaligus nama dari salah satu indikator. Tak ayal berbagai metode trading banyak sekali yang memanfaatkannya. Jadi, sangat penting bagi trader pemula untuk mempelajarinya.

Memahami Devinisi Fraktal

Istilah ini pertama kali muncul ke permukaan pada tahun 1975. Benoit Mandelbrot menjadi orang pertama yang mengemukakan istilah tersebut. Berasal dari kata Fraktus (bahasa Latin), adapun artinya yaitu "rusak", "tidak teratur", atau "patah". Namun, secara matematis pengertiannya tidak sesederhana itu.

Benoit sendiri menyebut bahwa fraktal merupakan suatu himpunan dengan wujud dimensi yang lebih besar dibandingkan dimensi topologisnya.

Dalam trading anda hanya akan mendapati fraktal naik (up) dan fraktal turun (down). Menjadi naik saat bar mendapat high tertinggi. Minimal terdapat dua bar mengapitnya yaitu dengan adanya posisi tinggi namun lebih rendah. Sebaliknya, menjadi turun saat bar menuju ke titik terendah.

Asas Fundamental Saat Menggunakan Indikator Ini

Agar anda bisa menggunakannya sebagai referensi analisis maka setidaknya sudah ada rangkaian berisi 5 bar. Ketentuannya bagian tengah rangkaian bergerak meninggi, sementara masing-masing bar di kedua sisinya ada di poisisi lebih rendah. Anda bisa lebih mudah memanfaatkan indikator ini dengan menerapkan 3 prinsip berikut:

Pantangan saat trading menggunakan indikator ini.

Posisi buy tidak boleh dipilih bila fraktal terjadi pada bagian bawah alligator teeth. Sementara posisi sell tidak boleh dipilih bila fraktal justru terjadi pada bagian atasnya. Alligator teeth sendiri adalah bagian grafik pada periode tertentu yang pada beberapa puncak tertingginya cenderung datar.

Kaitannya dengan konsolidasi trend.

Pergerakan harga yang membentuk kondisi konsolidasi menentukan keberhasilan anda saat trading dengan fraktal. Patokannya agar anda terhindar dari fake signal maka lebih baik berhenti memperhitungkannya dari arah berlawanan.

Dasar penggunaan fraktal.

Disini anda harus mengerti tentang breakout harga, yang mana penggunaan fraktal memang disesuaikan dengan keadaan tersebut. Dalam artian saat harga menembus naik dari fraktal posisi terbaik untuk dipilih adalah sell. Demikian pada keadaan sebaliknya pilihlah posisi buy.

Kini anda sudah tahu apa itu fractals dan bagaimana prinsip penggunaannya, berusahalah untuk terus memahaminya lebih jauh memanfaatkan akun demo.

Support by:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar